• Senin, 27 Juni 2022

Mantan Wapres Ekuador Jorge Glas Ditangkap Tuduhan Kasus Suap

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 10:22 WIB
Mantan Wakil Presiden Ekuador Jorge Glas (aljazeera)
Mantan Wakil Presiden Ekuador Jorge Glas (aljazeera)

EKUADOR, insidepontianak.com - Mantan Wakil Presiden Ekuador Jorge Glas yang menjalani hukuman 4,5 tahun penjara atas tuduhan suap sebelum dibebaskan bulan lalu, kini kembali ditahan pada Jumat (20/5) oleh polisi di bawah perintah pengadilan untuk mengembalikannya ke dalam sel.

Padahal pada hari sebelumnya, pengadilan membatalkan keputusan dan Mantan Wakil Presiden Ekuador Jorge Glas dibebaskan oleh pengadilan April. Lantaran adanya tuduhan kasus suap, pengadilan memerintahkan Mantan Wakil Presiden Ekuador Jorge Glas kembali ke tahanan.

Mantan Wakil Presiden Ekuador Jorge Glas dijatuhi hukuman penjara pada 2017 setelah pengadilan memutuskan dia bersalah menerima suap dari perusahaan konstruksi Brazil Oderbrecht sebagai imbalan karena memberikan kontrak negara.

Mantan Wakil Presiden Ekuador Jorge Glas juga dihukum pada 2020 karena menggunakan uang dari kasus suap melalui kontraktor untuk mendanai kampanye gerakan politik mantan Presiden Rafael Correa.

“Dengan berakhirnya pelaksanaan eksekusi resolusi pengadilan Santa Elena, (polisi) memiliki kendali fisik atas tahanan Jorge G, sementara (lembaga penjara) melaksanakan prosedur pemenjaraan dan pengangkutannya dengan helikopter polisi,” kata Menteri Dalam Negeri Ekuador di Twitter.

Baca Juga: Dua Spesialis Curanmor Pontianak Utara Ditangkap, Satu Pelaku Didor!

Mantan Wakil Presiden Ekuador Jorge Glas dibebaskan setelah pengadilan di pesisir Santa Elena mendukung petisi habeas corpus yang mengatakan bahwa kesehatannya terancam.

Namun, pengadilan lebih tinggi di provinsi yang sama membatalkan keputusan itu setelah petisi dari badan penjara SNAI yang menyatakan kesalahan prosedural berarti Mantan Wakil Presiden Ekuador Jorge Glas harus menjalani sisa hukumannya.

“Pencarian, penangkapan dan pemindahan segera warga Jorge Davis Glas Espinel ke pusat rehabilitasi sosial regional Sierra Centro Notre Cotopaxi telah diputuskan,” kata Pengadilan Santa Elena dalam pernyataan.

Pengacara Mantan Wakil Presiden Ekuador Jorge Glas belum segera menanggapi terkait hal itu.

Halaman:

Editor: Agus Wahyuni

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Sri Lanka Berjuang Pasokan Bahan Bakar Tersedia

Minggu, 26 Juni 2022 | 20:55 WIB

India akan Bantu Pemulihan Ekonomi Sri Lanka

Jumat, 24 Juni 2022 | 14:07 WIB
X