• Senin, 27 Juni 2022

Kisah Christoper Braden: Korban Selamat saat Penembakan Massal di Supermarket Buffalo, New York

- Selasa, 17 Mei 2022 | 10:29 WIB
Ilustrasi kasus penembakan brutal di Buffalo, New York, Amerika Serikat pada Sabtu, 14 Mei 2022, malam.  (Unsplash/AJ Colores)
Ilustrasi kasus penembakan brutal di Buffalo, New York, Amerika Serikat pada Sabtu, 14 Mei 2022, malam. (Unsplash/AJ Colores)


PONTIANAK, insidepontianak.comChristoper Braden jadi salah satu orang yang selamat dalam serangan penembakan massal di supermarket Buffalo, New York, Amerika Serikat

Christoper Braden adalah manager supermarket Tops Friendly yang selamat saat aksi penembakan massal terjadi meski si pelaku berdiri di depannya saat peristiwa itu terjadi.

Christoper Braden berusia 55 tahun. Saat itu, pelaku yang masih berusia 18 tahun menodongkan pistol semi otomatis kepadanya.

Baca Juga: Ditahal Di Ruang Mirip Sel Penjara, Ustaz Abdul Somad Dideportasi Imigrasi Singapura

Beruntung bagi Christoper Braden, si pelaku yang bernama Payton Gendron menurunkan senjatanya dan meminta maaf kepada pri tua itu.

Dikutip Insidepontianak.com dari artikel Pikiran-rakyat.com berjudul “Selamat dari Penembakan Massal di Supermarket New York, Tersangka Justru Minta Maaf”.

Di antara tragedi penembakan massal yang terjadi di supermarket Buffalo, New York, terdapat satu keberuntungan yang didapat seorang manajer dengan warna kulit putih.

Hampir menjadi korban tewas berikutnya, upaya tersangka penembakan massal itu mendadak berhenti saat menyadari orang di depannya memiliki warna kulit putih.

Alih-alih melepaskan tembakan, tersangka penembakan massal di Buffalo, New York justru meminta maaf dan menurunkan senjata di hadapan manajer supermarket dengan warna kulit putih.

Adalah Christoper Braden, manajer berusia 55 tahun di supermarket Tops Friendly yang beruntung lolos dari maut karena sang pelaku penembakan massal, Payton Gendron mendadak menurunkan senjata dan meminta maaf di hadapannya.

Baca Juga: Tahun Depan, Fesyen Muslim Bakal Lebih Dipromosikan di Kanada

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sri Lanka Berjuang Pasokan Bahan Bakar Tersedia

Minggu, 26 Juni 2022 | 20:55 WIB

India akan Bantu Pemulihan Ekonomi Sri Lanka

Jumat, 24 Juni 2022 | 14:07 WIB
X