• Senin, 27 Juni 2022

Sadis, Penembakan Massa Tewaskan 10 Orang di Supermarket New York Disiarkan Langsung

- Senin, 16 Mei 2022 | 06:09 WIB
Ilustrasi-Penembakan.
Ilustrasi-Penembakan.


PONTIANAK, insidepontianak.com – Amerika Serikat salah satu negara yang melegalkan penjualan senjata api di negaranya itu. Dampak negatif dari pejualan senjata itu adalah banyaknya pembunuhan dan pembantaian. Seperti kasus penembakan massal yang menewaskan 10 orang di salah satu supermarket, New York.

Seorang pemuda remaja bahkan ditangkap terkait kasus penembakan massal yang menewaskan 10 orang ini.

Remaja tersebut berusia 18 tahun, dituduh menyiarkan aksi penembakan massal yang menewaskan 10 orang ini lewat platform disiarkan Twitch.

Baca Juga: Pekan Raya Menyabo, Seratus Anak Dikhitan Gratis

Parahnya pelaku itu menyiarkan siaran langsung aksi penembakan massal yang menewaskan 10 orang di supermarket itu.

Dikutip Insidepontianak.com dari artikel Pikiran-rakyat.com berjudul Remaja AS Siarkan Langsung Aksi Pembantaian 10 Orang di Supermarket Buffalo”.

Seorang remaja berusia 18 tahun ditahan atas tuduhan tingkat pertama menyusul penembakan massal yang menewaskan 10 orang di sebuah supermarket di New York.

Buffalo Police Department menduga bahwa motif serangan tersebut didasari oleh kebencian dan ekstremisme rasial.

Pelaku menggunakan seragam militer lengkap seperti rompi antipeluru dan helm taktis saat melepaskan tembakan pertama di tempat parkir sebelum masuk ke Tops Friendly Market di Buffalo sekitar pukul 14.30 pada Sabtu, 14 Mei 2022 waktu setempat.

10 orang tewas termasuk pembeli dan karyawan, serta tiga orang mengalami luka. Aksi remaja itu disiarkan secara langsung melalui Twitch.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Russia Today, ketika polisi tiba di lokasi kejadian, pelaku menodongkan senapan ke arah lehernya, tetapi akhirnya berhasil dibujuk dan menyerah.

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sri Lanka Berjuang Pasokan Bahan Bakar Tersedia

Minggu, 26 Juni 2022 | 20:55 WIB

India akan Bantu Pemulihan Ekonomi Sri Lanka

Jumat, 24 Juni 2022 | 14:07 WIB
X