• Selasa, 17 Mei 2022

Jurnalis Al Jazeera yang Ditembak Israel, Shireen Abu Akleh Dikenal sebagai Jurnalis Profesional

- Rabu, 11 Mei 2022 | 18:38 WIB
Shireen Abu Akleh (Al Jazeera)
Shireen Abu Akleh (Al Jazeera)

JENIN, insidepontianak.com - Penembakan jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh, membawa duka dan kesedihan bagi banyak orang. Terutama bagi yang mengenalnya. Dia dikenal sebagai jurnalis yang profesional. 

Abu Akleh merupakan warga negara Palestina-Amerika. Dia merupakan salah satu koresponden lapangan pertama Al Jazeera. Dia bergabung dengan jaringan tersebut pada tahun 1997.

Suasana duka dan duka memenuhi kantor Al Jazeera di pusat kota Ramallah saat berita itu menyebar dengan cepat. Puluhan rekan, sesama jurnalis, teman, dan tokoh Palestina berdatangan, termasuk pejabat Hanan Ashraw dan Khalida Jarrar.

Baca Juga: Jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh Ditembak Pasukan Israel

Anggota parlemen Palestina Khalida Jarrar mengatakan, Abu Akleh adalah suara rakyat Palestina dan dibunuh oleh "kejahatan kolonialisme dan pendudukan Israel".

“Shireen selalu menjadi suara saya dari sel penjara,” kata Jarrar kepada Al Jazeera, seraya menambahkan bahwa sebulan setelah penahanan terakhirnya oleh Israel, Shireen adalah orang pertama yang dia lihat di sidang pengadilannya.

“Shireen adalah suara kami. Ini tidak bisa dipercaya. Ini adalah kejahatan, semuanya jelas – penargetan yang disengaja dan langsung. Dia menjadi sasaran. Sudah jelas,” kata Jarrar.

Salah satu mantan rekan Abu Akleh, Mohammad Hawwash, yang mengenalnya selama lebih dari 25 tahun, mengatakan bahwa dia adalah “wartawan sejati”.

Baca Juga: Jokowi Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Perjuangan Palestina

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiga Negara Ini Mau Bentuk NATO di Asia Pasifik

Kamis, 12 Mei 2022 | 19:31 WIB
X