• Rabu, 7 Desember 2022

Satu Tahanan Rutan Makassar Melarikan Diri, Gunakan Selang Panjat Tembok dan Teralis Pembatas

- Sabtu, 24 September 2022 | 13:15 WIB
Ratusan warga binaan pemasyarakatan mendengarkan arahan Kepala Rutan Makassar Moch Muhidin di lapangan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Makassar, Sulawesi Selatan. (Antara/Dokumentasi Humas Rutan Makassar)
Ratusan warga binaan pemasyarakatan mendengarkan arahan Kepala Rutan Makassar Moch Muhidin di lapangan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Makassar, Sulawesi Selatan. (Antara/Dokumentasi Humas Rutan Makassar)

MAKASSAR, insidepontianak.com - Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Makassar Moch Muhidin telah melaporkan seorang tahanan berinisial A telah melarikan diri dari rutan ini. Narapidana ini kabur di sekitar area dapur dengan cara memanjat tembok dan teralis pembatas menggunakan selang.

Pihak kepolisian maupun Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulsel untuk berkoordinasi mengejar tahanan tersebut.

"Kami langsung melaporkan ke Polsek Tamalate, Polres Gowa dan Polda Sulsel untuk pencarian napi kabur tersebut. Hingga hari ini, tim terus menyisir rumah dan orang-orang terdekatnya. Selain itu secara internal, kami juga laporkan ke kantor wilayah,” ujar Muhidin di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (23/9/2022).

Ia menjelaskan, kejadian pelarian warga binaan dengan kasus penganiayaan Pasal 351 yang divonis 1,6 tahun berinisial A itu, terjadi pada 1 September 2022 sekitar pukul 19.34 WITA.

Baca Juga: Polri Bantah Keterlibatan Tiga Kapolda dalam Kasus Brigadir J

"Setelah melihat rekaman CCTV, narapidana ini kabur di sekitar area dapur dengan cara memanjat tembok dan teralis pembatas menggunakan selang,” ujar Muhidin.

Napi bersangkutan memang dipekerjakan sebagai korvey dapur, karena dinilai cakap dan berkelakuan baik berdasarkan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), sehingga diberikan ruang untuk membantu memasak untuk keperluan konsumsi tahanan.

Guna mencegah hal serupa, pihaknya telah memberikan penguatan kepada seluruh pegawai khususnya petugas regu pengamanan untuk lebih waspada dalam menjalankan tugas serta melakukan perbaikan sarana prasarana area pos jaga.

“Untuk pegawai telah diberikan penguatan, utamanya petugas regu pengamanan serta melakukan evaluasi atas kejadian tersebut. Selain itu, kami lakukan mutasi internal yang diharapkan dapat terjadi penyegaran dan sebagai motivasi untuk bekerja lebih optimal,” kata Moch Muhidin.

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sukoharjo

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:50 WIB
X