• Rabu, 7 Desember 2022

Dari 35 Anggota yang Melanggar Etik Kasus Pembunuhan Brigadir J, Baru 15 Polri yang Disidang

- Jumat, 23 September 2022 | 17:56 WIB
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat memberikan keterangan pers.   ( PMJ News/Istimewa)
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat memberikan keterangan pers. ( PMJ News/Istimewa)

 

PONTIANAK, insidepontianak.com - Dari total 35 anggota Polri yang melanggar etik, Polri hingga kini telah menggelar sidang etik terhadap 15 anggota yang melanggar kode etik dalam penyelesaian rangkaian kasus pembunuhan Brigadir Nopriyansah Yosua Hutabart atau Brigadir J.

"Masih punya 20 (anggota) lagi yang harus diselesaikan. Itu harus dikerjakan secara maraton," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (23/9/2022).

Dari total 35 anggota yang disidang kode etik, saat ini lebih dari setengahnya belum disidang, termasuk Brigjen Hendra Kurniawan dan AKBP Arif Rahman yang merupakan tersangka Obstruction of Justice.

Baca Juga: KPK Tetapkan Hakim Agung Sudrajat Dimyati Sebagai Tersangka, Kasus Suap Pengurusan Perkara di MA

“Dua tim menyelesaikan berkas perkara 35, yang sudah kita laksanakan sidang kode etik kan sudah 15,” kata Dedi.

Meski demikian, Dedi menegaskan proses sidang etik akan dirampungkan secepat mungkin sesuai dengan arahan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Sesuai arahan Bapak Kapolri harus cepat prosesnya," tegasnya.

Baca Juga: OTT KPK Dugaan Korupsi Suap dan Pungutan Tidak Sah di MA, Begini Kronologis Penangkapan

 

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: PMJ News

Tags

Terkini

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sukoharjo

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:50 WIB
X