• Minggu, 25 September 2022

KPK Geledah Perusahaan Milik  Mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani Maming

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 12:38 WIB
Tersangka kasus dugaan suap Mardani H. Maming berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/8/2022). (Antara)
Tersangka kasus dugaan suap Mardani H. Maming berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/8/2022). (Antara)

JAKARTA, insidepontianak.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah perusahaan yang diduga milik mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani Maming (MM) di Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (16/8/2022).

"Hari ini, tim penyidik KPK melakukan upaya paksa penggeledahan di Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel. Adapun tempat yang digeledah adalah PT BL 69 (Batu Licin Enam Sembilan) yang diduga milik tersangka MM," kata Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Selasa (16/8/2022).

Penggeledahan dilakukan dalam penyidikan kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi pemberian izin usaha pertambangan di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel.

"Proses penggeledahan masih berlangsung dan akan kami sampaikan perkembangannya," kata Ali.

Baca Juga: KPK Perpanjang Masa Penahanan Mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani Maming 40 Hari ke Depan

Dalam konstruksi perkara, KPK menjelaskan Mardani selaku Bupati Tanah Bumbu periode 2010-2015 dan periode 2016-2018 memiliki kewenangan, di antaranya memberikan persetujuan izin usaha pertambangan operasi dan produksi (IUP OP) di Tanah Bumbu.

Pada tahun 2010, KPK mengungkapkan salah satu pihak swasta, yaitu Henry Soetio selaku pengendali PT Prolindo Cipta Nusantara (PCN) bermaksud untuk memperoleh IUP OP milik PT Bangun Karya Pratama Lestari (BKPL) seluas 370 hektare yang berlokasi di Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu.

Agar proses pengajuan peralihan IUP OP bisa segera mendapatkan persetujuan Mardani, Henry Soetio diduga juga melakukan pendekatan dan meminta bantuan pada Mardani agar dapat memperlancar proses peralihan IUP OP dari PT BKPL ke PT PCN.

Baca Juga: Mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani Maming Jalani Pemeriksaan Perdana Setelah Ditahan

KPK menduga Mardani menerima uang dalam bentuk tunai maupun transfer rekening dengan jumlah sekitar RP104,3 miliar dalam kurun waktu 2014-2020.

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X