• Senin, 3 Oktober 2022

Jejak Surya Darmadi di Kalimantan Barat, Mega Korupsi Rp 78 Triliun, DPO Berujung Ditahan Kejagung

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 08:46 WIB
Tersangka dugaan korupsi lahan sawit, Surya Darmadi langsung ditahan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Senin 15 Agustus 2022. Dia akan menjalani masa penahanan selama 20 hari ke depan. (RRI.co.id)
Tersangka dugaan korupsi lahan sawit, Surya Darmadi langsung ditahan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Senin 15 Agustus 2022. Dia akan menjalani masa penahanan selama 20 hari ke depan. (RRI.co.id)


JAKARTA, insidpeontianak.com – Bos sawit, PT Duta Palma Group, Surya Darmadi akhirnya ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung), Senin (15/08/2022), di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

Surya Darmadi adalah tersangka korupsi penguasaan lahan sawit seluas 37.095 hektare di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau yang merugikan negara sebesar Rp78 triliun. Sebelumnya Taipan satu ini sempat buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Kejagung Kantor Kejagung, kemarin.

Bagi pejabat di Kalimantan Barat, Surya Darmadi bukan nama yang asing. Terutama bagi pejabat daerah. Maklum, Surya Darmadi adalah masuk 10 besar orang terkaya dengan bisnis kepemilikan kebun sawit lengkap dengan Pabrik Kepala Sawit (PKS). Di Kalimantan Barat. Bisnis –bisnis sawit milik taipan satu ini ada di wilayah Kabupaten Sambas dan Bengkayang.

Dimulai dari Kabupaten Sambas. Catatan insidepontianak, deretan nama anak usaha dari Duta Palma Grup, di antaranya PT Wana Hijau Semesta, PT Wirata Bangun Persada dan PT Kaliauk Mas Perkasa. Kebanyakan wilayah konsesinya berada di Kecamatan Sajingan, berbatasan langsung dengan Biawak, Malaysia.

Pun demikian di Kabupaten Bengkayang. Ada nama PT Ceria Primia, PT Darmex Agro dan PT Ledo Lestari, wilayah konsesinya berada di Kecamatan Seluas dan Kecamatan Jagoi Babang.
Celakanya, sejumlah anak perusahaan PT Duta Palma Group, khusus di Kalimantan Barat milik Surya Darmadi, semuanya bermasalah. Yang paling kentara adalah pembabatan hutan dan hutan adat milik masyarakat adat.

Baca Juga: Kejagung Panggil Sembilan Pejabat Pemda di Kalbar, Saksi Perkara Lahan Sawit PT Duta Palma Berikut Daftarnya

Pada Oktober 2021 misalnya. Salah satu Direktur PT Kaliau Mas Perkasa, grup Duta Palma, MS ditangkap Tim Tangkap Buronan Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat. MS Sebelumnya sempat buron selama 4 tahun, Ia akhirnya ditangkap terpidana kasus kebun ilegal di kawasan hutan, seluas 1.003 hektare di Kabupaten Sambas.

Juli 2022, penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Kejaksaan Agung telah memanggil para pejabat Pemerintah Kabupaten di Kalimantan Barat, sebagai saksi pada kasus dugaan tindak pidana korupsi PT Duta Palma Group, di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau.

Adapun sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten di Kalimantan Barat dipanggil Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Kejaksaan Agung sebagai saksi kasus dugaan tindak pidana korupsi PT Duta Palma Group, di antaranya dari Pemerintah Kabupaten Sanggau, Bengkayang, Sambas dan Kota Singkawang.

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan bahwa pihaknya akan menahan Pemilik Duta Palma Group sekaligus tersangka kasus korupsi penguasaan lahan sawit Surya Darmadi selama 20 hari.

Halaman:

Editor: Agus Wahyuni

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X