• Minggu, 25 September 2022

Kasus Kematian Brigadir J, Bareskrim Polri Terus Selidik Tersangka Lain

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:23 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo (tengah) didampingi Tim Divisi Humas memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus Brigadir J di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Kamis (11/8/2022).  (Antara)
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo (tengah) didampingi Tim Divisi Humas memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus Brigadir J di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Kamis (11/8/2022). (Antara)

JAKARTA, insidepontianak.com - Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto menyebutkan tersangka penembakan terhadap Brigadir J ditetapkan empat orang, namun penyidik tim khusus Polri masih bekerja untuk menetapkan tersangka lainnya untuk kasus turunan yakni pelanggaran etik dan obstruction of justice.

“Kalau untuk kasus penembakan sudah lengkap (empat tersangka). Kasus turunannya, kami tunggu Itsus (Inspektorat Khusus) sedang mendalami peran mereka,” kata Agus dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Kamis (11/8/2022).

Terpisah, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menjelaskan, kasus turunan yang dimaksudkan adalah pelanggaran etik dan menghilangkan atau menyembunyikan barang bukti (obstraction of justice) yang dilakukan oleh 31 personel Polri.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh Tim Itsus di bawah pimpinan Wakil Irwasum Polri, yang telah memeriksa sebanyak 56 orang personel Polri, di mana 31 di antaranya terbukti diduga melanggar etik karena tidak profesional dalam menangani olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga: Kasus Kematian Brigadir J: IPW: Kecepatan dan Profesionalitas Timsus Wajib Diapresiasi

Selain pelanggaran etiknya, tim juga akan memeriksa pelanggaran unsur pidana yakni terkait menghilangkan dan menyembunyikan barang bukti.

“Ya, tapi kalau ada pelanggaran pidana obstraction of justice akan dilimpahkan ke penyidik untuk diproses pidana,” kata Dedi.

Dedi menyebutkan, saat ini kedua tim yakni tim penyidik dan tim Itsus bergerak melakukan pemeriksaan. Tim sidik memeriksa tersangka Ferdy Sambo di Mako Brimob, dan pemeriksaan terhadap tersangka Kuat Maruf di Bareskrim Polri.

Kemudian, tim Itsus melakukan pemeriksaan terhadap penyidik dari Polda Metro Jaya di Mabes Polri.

“Semua masih berproses rekan-rekan nanti hasilnya akan disampaikan,” kata Dedi.

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X