• Rabu, 10 Agustus 2022

Kasus Kematian Brigadir J, Bharada E Sang Penembak Ulung?

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 14:40 WIB
Ilustrasi penembakan (Istimewa)
Ilustrasi penembakan (Istimewa)

Bareskrim Polri resmi menetapkan Bhayangkara Dua (Bharada) Richard Eliezer atau Bharada E sebagai tersangka pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Penetapan Bharada E menjadi tersangka ini, setelah sebelumnya diduga terjadi adu tembak di rumah dinas Kadiv Profesi dan Pengamanan (Propam) nonaktif Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo.

Drama Adu Tembak di Rumah Jenderal

Pada peristiwa berdarah yang terjadi pada Jumat (8/7/2022) petang sekitar pukul 17.00 WIB, di rumah dinas jenderal bintang dua yakni Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, ditemukan jejak belasan tembakan yang terjadi. Tujuh tembakan dilepaskan Brigadir J sedangkan 5 lainnya dilepaskan oleh Bharada E.

Dalam dugaan aksi tembak-menembak di antara Brigadir J dan Bharada E ini, ada lima orang yang berada di tempat kejadian perkara. Mereka adalah Putri Candrawathi, (istri Ferdy Sambo), Bripka Ricky (ajudan), S (asisten rumah tangga), serta tentu Brigadir J dan Bharada E.

Menurut kesaksiannya Bripka Ricky, kepada Komnas HAM. Ia menyaksikan aksi tembak-menembak. Namun, ia tidak mengetahui secara persis siapa orang yang sedang adu tembak dengan Brigadir J. Ketika itu Ricky hanya mendengar istri sang jenderal, Ferdy Sambo berteriak histeris minta tolong dengan memanggil namanya dan Richard.

“Dia, yang saat itu berada satu lantai dengan P (Putri Candrawathi), berlari menuju ruang utama tempat P berteriak. Di situ, Ricky melihat Brigadir J sedang mengacungkan senjata ke arah tangga. Dia tidak melihat siapa orang yang berada di tangga itu. Ketika Brigadir J akhirnya melepaskan beberapa tembakan ke atas, Ricky langsung bersembunyi di balik kulkas,” kata Ketua Komnas HAM Taufan Damanik, menceritakan dari hasil cerita Bripka Ricky.

Cerita Ricky ini, kata Taufan Damanik, mirip dengan keterangan Bharada E kepada Komnas HAM. Bharada E menyebutkan, saat itu dia berada di lantai dua dan tengah membantu S yang sedang bersih-bersih kamar.

Dia mendengar istri dari Ferdy Sambo memanggil-manggil namanya sembari berteriak minta tolong. Richard lantas berlari menuruni anak tangga. Di situ dia melihat Brigadir J sedang berada di ruang utama. Richard bertanya, “Ada apa?”

Alih-alih menjawab pertanyaan itu, Brigadi J justru mengacungkan senjatanya dengan dua tangan ke arah Bharada E, kemudian mengokang senjata dan langsung melepaskan beberapa tembakan. Richard pun berlari ke arah atas.

“Dia bersembunyi, mengeluarkan pistol Glock 17, lalu mengokangnya. Dia kemudian menuruni beberapa anak tangga dan membalas tembakan Brigadir J. Tembakan pertama langsung mengenai Brigadir J,” kata Taufan Damanik, berdasarkan cerita Bharada E.

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

X