• Rabu, 10 Agustus 2022

BNN Bali Ungkap Sindikat Kokain Libatkankan WNA di Pererenan dan Canggu

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 19:44 WIB
Kepala BNN Bali Brigjen Pol. I Gde Sugianyar Dwi Putra (kiri) memeriksa hasil uji sampel kokain sebelum dihancurkan di halaman Kantor BNN Bali, Denpasar, Bali, Jumat (5/8/2022). (Antara)
Kepala BNN Bali Brigjen Pol. I Gde Sugianyar Dwi Putra (kiri) memeriksa hasil uji sampel kokain sebelum dihancurkan di halaman Kantor BNN Bali, Denpasar, Bali, Jumat (5/8/2022). (Antara)

DENPASAR, insidepontianak.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali mengungkap sindikat peredaran kokain yang melibatkan tiga warga negara asing (WNA) di Pererenan dan Canggu, Badung.

Tiga WNA itu masing-masing berkebangsaan Inggris, Brasil, dan Meksiko, diyakini bagian dari jaringan peredaran kokain yang sama dan telah beroperasi kemungkinan sejak 2012.

Oleh karena itu, Kepala BNN Bali Brigjen Pol. I Gde Sugianyar Dwi Putra menegaskan bahwa pihaknya bakal memperketat pintu-pintu perbatasan dan terus melakukan pengembangan kasus demi mengungkap pihak lain yang terkait dengan jaringan peredaran kokain di Bali.

“Di Bali, banyak sekali warga negara asing. Selain berwisata, ada pula yang bagian dari jaringan kejahatan, salah satunya narkotika,” kata Kepala BNN Bali Brigjen Pol. I Gde Sugianyar Dwi Putra saat menyampaikan hasil pengungkapan di Denpasar, Bali, Jumat (5/8/2022).

Untuk antisipasi ke depan, pihaknya tidak tinggal diam dengan memperketat kawasan border (perbatasan) bersama instansi terkait dalam hal ini Imigrasi dan aparat penegak hukum lainnya.

Baca Juga: Kejari Badung-BI Segel 17 Usaha Penukar Uang Tidak Berizin di Bali

"Yang paling penting koordinasi lintas negara terkait dengan penanganan kasus narkotika," kata Sugianyar selepas memimpin penghancuran barang bukti narkotika yang disita BNN Bali selama 6 bulan terakhir.

Dalam sesi yang sama, Kepala Bidang Pemberantasan BNN Bali I Putu Agus Arjaya menjelaskan bahwa pengungkapan sindikat kokain itu bermula dari penangkapan warga negara asing berkebangsaan Inggris berinisial CHR di Pererenan, Badung, pada tanggal 21 Juli 2022.

Di vila yang ditempati CHR, ditemukan 30 klip paket kokain dengan berat seluruhnya 443,56 gram.

Hasil pemeriksaan sementara, Arjaya menyampaikan bahwa CHR adalah pengedar level terbawah yang berhubungan langsung dengan para pemakai.

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X