• Rabu, 10 Agustus 2022

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo: 25 Polisi Tak Profesional Tangani TKP di Rumah Irjen Pol Ferdy Sambo

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 21:55 WIB
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022). (Antara)
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022). (Antara)

JAKARTA, insidepontianak.com - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan Inspektorat Khusus Tim Khusus (Irsus Timsus) Polri telah memeriksa 25 polisi.

Sebanyak 25 polisi tersebut, diperiksa terkait dengan ketidakprofesionalan dalam menangani tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan

"Sebanyak 25 personel ini kami periksa terkait dengan ketidakprofesionalan dalam penanganan TKP," kata Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022).

Baca Juga: Kasus Kematian Brigadir J, Ferdy Sambo: Saya Beri Keterangan Apa yang Dilihat Diketahui

Selain itu, kata Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, ada beberapa hal yang pihaknya anggap membuat proses olah TKP dan hambatan-hambatan dalam hal penanganan TKP dan penyidikan.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa mereka telah menjalani pemeriksaan oleh Irsus Timsus Polri di bawah pimpinan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Komjen Pol. Agung Budi Maryoto.

Ia lantas memerinci personel tersebut, yakni tiga personel perwira tinggi (pati), lima personel berpangkat kombes polisi, tiga personel berpangkat AKBP, dua personel berpangkat kompol, tujuh personel perwira pertama (pama), serta lima personel bintara dan tamtama.

"Mereka dari kesatuan Propam, Polres Metro Jakarta Selatan, dan juga ada beberapa personel dari Polda Metro Jaya dan Bareskrim," kata Sigit.

Baca Juga: Kapolri Listyo Sigit Minta Masyarakat Awasi Pengungkapan Kasus Brigadir J

Terhadap 25 personel tersebut, kata Sigit, telah dilakukan pemeriksaan terkait dengan pelanggaran kode etik. Di samping itu, juga akan diproses secara pidana apabila dari pemeriksaan yang berlangsung terdapat tindak pidananya.

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X