• Rabu, 10 Agustus 2022

Pengacara Istri Ferdy Sambo Tegaskan Beban Pembuktian Bukan dengan Putri Candrawathi

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 20:22 WIB
Anggota Tim Kuasa Hukum PC Arief Patramijaya ketika memberi keterangan dalam konferensi pers di Shanghai Express, Jakarta, Kamis (4/8/2022). (Antara)
Anggota Tim Kuasa Hukum PC Arief Patramijaya ketika memberi keterangan dalam konferensi pers di Shanghai Express, Jakarta, Kamis (4/8/2022). (Antara)

JAKARTA, insidepontianak.com - Anggota Tim Kuasa Hukum PC Arief Patramijaya menegaskan, beban pembuktian kasus pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J bukan dengan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi

"Beban pembuktian itu bukan dengan Ibu PC (Putri Candrawathi). Tanpa pemeriksaan, hanya verifikasi laporan itu sebenarnya sudah cukup," kata Patra, sapaan akrab Arief Patramijaya, ketika memberi keterangan dalam konferensi pers di Shanghai Express, Jakarta, Kamis (4/8/2022).

Patra mengatakan bahwa pemeriksaan berulang terhadap Putri Candrawathi dapat memberikan imbas kepada korban kekerasan seksual lainnya di Indonesia.

“Kalau istri seorang jenderal saja diperiksa berulang kali, hal serupa bisa terjadi kepada orang lain,” ujar Patra.

Tim kuasa hukum mengungkapkan bahwa Putri Candrawathi telah memberikan keterangan kepada Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri sebanyak tiga kali, yakni pada tanggal 9 Juli, 11 Juli, dan 21 Juli 2022.

Baca Juga: Kasus Kematian Brigadir J, LPSK Segera Koordinasikan dengan Polri Terkait Status Bharada E

Dikatakan Patra bahwa pemeriksaan berulang terhadap Putri Candrawathi akan alami penghakiman berulang, baik dihakimi oleh keluarga yang tidak percaya, dihakimi oleh masyarakat yang tidak percaya, maupun dihakimi pada saat di persidangan.

"Hal tersebut mengakibatkan kondisi klien kami terus menurun," ujarnya.

Sebagai korban tindak kekerasan seksual, kata Patra, berdasarkan amanat Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual terhadap penyidik, laporan Putri Candrawathi harus dianggap benar sampai sampai terbukti sebaliknya.

Oleh karena itu, pihak kuasa hukum meminta kepada kepolisian untuk merekam pemeriksaan yang dilakukan kepada Putri Candrawathi dan menggunakan rekaman tersebut untuk pemeriksaan berulang apabila masih memerlukan keterangan Putri Candrawathi.

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X