• Rabu, 10 Agustus 2022

PN Bengkulu Vonis Satu Tahun Penjara terhadap Dua Terdakwa Korupsi BOS Afirmasi Nonfisik Seluma

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 16:21 WIB
Kasi Penuntutan Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Rozano Yudistira di Bengkulu.  (Antara)
Kasi Penuntutan Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Rozano Yudistira di Bengkulu. (Antara)

KOTA BENGKULU, insidepontianak.com - Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu menjatuhkan vonis satu tahun penjara dan denda Rp50 juta subsider tiga bulan penjara terhadap terdakwa EH dan F atas kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) afirmasi nonfisik Kabupaten Seluma pada 2020.

Kasi Penuntutan Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Rozano Yudistira mengatakan bahwa hakim menyatakan kedua terdakwa terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan.

"Kedua terdakwa masing-masing menerima vonis satu tahun penjara dan denda Rp50 juta subsider tiga bulan," kata Rozano di Kota Bengkulu, Kamis (4/8/2022).

Dengan putusan tersebut, pihaknya akan berkonsultasi terlebih dahulu apakah menerima vonis tersebut atau tidak.

Hal senada juga disampaikan oleh pengacara kedua terdakwa yaitu, Sofyan Siregar menyebutkan bahwa akan memanfaatkan waktu untuk berfikir terkait putusan majelis hakim tersebut.

"Sebab prinsipnya fakta persidangan mengarah ke hal-hal yang seperti ini dan kami berterima kasih terhadap majelis hakim," ujarnya.

Baca Juga: Penyidik Kejari Aceh Utara Tetapkan Lima Tersangka Dugaan Korupsi Rumah Duafa

Sebelumnya, terdakwa F bersama terdakwa EH yang merupakan mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma ditetapkan tersangka oleh pengadilan Bengkulu.

Sebab keduanya berperan aktif mengkondisikan pembelian laptop pada para kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di PT biru komputer menggunakan dana BOS afirmasi non fisik Kabupaten Seluma pada 2020.

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X