• Jumat, 12 Agustus 2022

Bareskrim Polri Periksa Ferdy Sambo sebagai Saksi Kasus Pembunuhan Brigadir J

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 15:40 WIB
Inspektur Jenderal Polisi Ferdy Sambo memenuhi panggilan Tim Penyidik Tim Khusus Bareskrim Polri, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022), terkait kasus tewasnya Brigadir Yosua. (Antara)
Inspektur Jenderal Polisi Ferdy Sambo memenuhi panggilan Tim Penyidik Tim Khusus Bareskrim Polri, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022), terkait kasus tewasnya Brigadir Yosua. (Antara)

JAKARTA, insidepontianak.com - Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Pidum) Bareskrim Polri memeriksa Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Ferdy Sambo sebagai saksi kasus pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamis (4/8/2022).

Kasus pembunuhan Brigadir J ditangani Tim Penyidik Tim Khusus Bareskrim Polri yang dipimpin Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Andi Rian Djajayadi, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Pidana Umum Bareskrim Polri.

Perihal pemeriksaan Sambo dilakukan di organ Kepolisian Indonesia itu dibenarkan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Indonesia, Inspektur Jenderal Polisi Dedi Prasetyo. "Ya betul (diperiksa) di Dit Pidum Bareskrim," kata Prasetyo.

Tim Penyidik Tim Khusus Bareskrim Polri telah menetapkan satu tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir J di rumah dinas Sambo di bilangan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Tersangka itu adalah Bharada Richard Eliezer atau Bharada E dengan sangkaan melanggar pasal 338 KUHP (pembunuhan biasa) juncto pasal 55 KUHP (ikut serta) dan pasal 56 KUHP (membantu). 

Baca Juga: Polri akan Periksa Semua Pihak Terkait Kasus Kematian Brigadir J

Setelah penetapan tersangka, tim penyidik meminta keterangan Sambo terkait laporan polisi yang dilayangkan keluarga Brigadir J.

Jenderal bintang dua lulusan Akademi Kepolisian Indonesia pada 1994 kelahiran 9 Februari 1973 itu memenuhi panggilan penyidik, tiba di Gedung Bareskrim Kepolisian Indonesia pukul 09.55 WIB, dikawal para ajudan dan mendapat penjagaan ketat anggota Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Indonesia.

Sambo datang mengenakan seragam harian polisi, lengkap dengan semua brevet, wing, serta badge Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Indonesia yang dijahit rapi di lengan kanannya.

Walau dia dinonaktifkan dari jabatannya namun tanda pangkat bintang duanya di kedua kerah tidur seragam hariannya juga masih memakai tanda pangkat dengan lis merah, yang menandakan penyandangnya adalah seorang kepala atau komandan satuan di Kepolisian Indonesia secara definitif. 

Ia telah dinonaktifkan dari jabatan kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Indonesia pada Senin (18/7/2022) yang secara otomatis menonaktifkan dia dari jabatan kepala Satuan Tugas Khusus Kepolisian Indonesia.

Halaman:

Editor: Andi Ridwansyah

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X