• Jumat, 12 Agustus 2022

Polisi Tetapkan Tersangka Sopir Bus Kecelakaan di Tasikmalaya

- Senin, 27 Juni 2022 | 19:23 WIB
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara bus masuk jurang di Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (25/6/2022). (ANTARA/HO-Polres Tasikmalaya Kota)
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara bus masuk jurang di Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (25/6/2022). (ANTARA/HO-Polres Tasikmalaya Kota)

TASIKMALAYA, insidepontianak.com - Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota telah menetapkan seorang sopir bus pariwisata yang mengalami kecelakaan masuk jurang hingga menyebabkan empat penumpang tewas di jalan nasional kawasan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Untuk sopir pengemudi bus pariwisata yang mengalami kecelakaan di TKP Rajapolah sudah kita tetapkan sebagai tersangka," kata Kepala Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan kepada wartawan di Tasikmalaya, Senin (27/6/2022).

AKBP Aszhari Kurniawan mengatakan tersangka Dedi Kurnia (42) sopir bus pariwisata PO City Trans Utama nomor polisi B-7701-TGA yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Rajapolah Kampung Cireundeu, Desa Manggungsari, Kecamatan Rajapolah, Tasikmalaya, Sabtu (25/6) dini hari.

Baca Juga: Sidang Kasus Dugaan Korupsi BRI Ketapang, Terdakwa Agus Firdaus Sebut Password Didapatkan dari Pimpinan

Sopir bus, kata Kapolres AKBP Aszhari Kurniawan, diketahui ada unsur lalai atau kesengajaan dalam melaksanakan tugas mengemudi yakni sopir sudah merasa lelah dan mengantuk, namun tetap memaksakan diri mengemudikan bus.

"Ada unsur kesengajaan saat mengetahui merasa lelah dan ngantuk tapi sopir memaksakan diri mengemudi," ungkap AKBP Aszhari Kurniawan.

Kapolres menyampaikan akibat perbuatannya itu maka sopir bus dijerat Pasal 331 Undang-undang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya dan Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Baca Juga: Rubel Menguat Pangkas Kerugian Awal saat Rusia Tergelincir ke Zona Gagal Bayar

"Hal ini melanggar Pasal 331 UU LLAJ dengan ancaman 15 tahun penjara," ujar Kapolres.

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X