• Rabu, 7 Desember 2022

Tahun Ini Michelin Hentikan Sepenuhnya Ekspor Ban Achilles

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 21:24 WIB
Seorang karyawan Michelin melakukan kontrol kualitas ban merek BFGoodrich di fasilitas produksi Michelin di Cikarang, Jawa Barat.  (Antara/Michelin)
Seorang karyawan Michelin melakukan kontrol kualitas ban merek BFGoodrich di fasilitas produksi Michelin di Cikarang, Jawa Barat. (Antara/Michelin)

JAKARTA, insidepontianak.comMichelin Indonesia mengumumkan pihaknya menghentikan sepenuhnya ekspor ban mobil penumpang merek Achilles pada tahun ini serta akan tetap memproduksi dan menjual ban mobil penumpang itu untuk pasar domestik.

Michelin yang merupakan produsen ban itu menambahkan bahwa pada saat yang sama pihaknya juga meningkatkan volume produksi ban mobil penumpang merek BFGoodrich dan Uniroyal yang diharapkan turut meningkatkan kontribusi ekspor pada sektor ini.

Presiden Direktur Michelin Indonesia Steven Vette mengatakan langkah yang diambil tersebut sejalan dengan rencana strategis Michelin di Indonesia setelah akuisisi PT Multistrada Arah Sarana pada 2019.

“Setelah akuisisi, Michelin mengubah fasilitas pabrik dari produksi ban TIER 3 menjadi TIER 2 melalui alih teknologi yang dimiliki Michelin. Lalu secara bertahap kami memindahkan pusat produksi ban mobil penumpang TIER 2 dari beberapa pabrik di negara Asia dan Eropa ke Indonesia,” kata Steven melalui siaran pers, dikutip Rabu (17/8/2022).

Michelin secara bertahap mulai mengurangi ekspor ban merek Achilles pada 2020. Sebagai gantinya, ban BFGoodrich dan Uniroyal mulai diproduksi serta diekspor pada tahun yang sama dengan total volume awal mencapai 1,5 juta ban.

Baca Juga: Michelin Ajak Pebalap Virtual Berkompetisi di Turnamen Game Gran Turismo

Perusahaan mengatakan Indonesia menjadi salah satu dari tiga manufacturing hub utama Michelin di dunia untuk produksi ban mobil penumpang TIER 2 terdiri dari BFGoodrich dan Uniroyal. Hingga saat ini, produksi kedua ban itu diekspor dari Indonesia ke negara-negara seperti Amerika Utara, Eropa dan Asia.

Menurut Michelin, kedua ban menyumbangkan pendapatan ekspor utama produsen ban itu di Indonesia. Produksi serta ekspor BFGoodrich dan Uniroyal meningkat lebih dari 200 persen menjadi lebih dari 4,6 juta ban pada 2021 dengan nilai ekspor lebih dari 300 juta dolar AS.

Sementara pada tahun ini, Michelin menetapkan target peningkatan produksi serta ekspor kedua merek ban itu sebesar 50 persen dibandingkan 2021 dengan nilai ekspor mencapai 500 juta dolar AS.

Perusahaan mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan produksi dan ekspor ban mobil penumpang kedua merek rata-rata 35 persen setiap tahunnya pada 2023 dan tahun-tahun berikutnya.

Halaman:

Editor: Haksoro

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kenali Tanda-tanda Wiper Mobil Rusak

Minggu, 27 November 2022 | 14:53 WIB
X