• Minggu, 25 September 2022

Resiko Ibu Hamil Usai Muda Rentan Anemia Bahkan Bisa Sebabkan Anak Stunting? Cek Penjelasan Ahlinya

- Selasa, 5 Juli 2022 | 08:31 WIB
Ilustrasi - ibu hamil (ANTARA/Pexels)
Ilustrasi - ibu hamil (ANTARA/Pexels)

JAKARTA, insidepontianak.com – Info penting bagi ibu hamil. Calon ibu, harus mewaspadai sejumlah resiko saat kehamilan agar balita tak terkena stunting atau gagal tumbuh.

Resiko itu bisa jadi masalah kesehatan ibu hamil yang perlu diwaspadai, seperti kehamilan di usia muda, anemia hingga darah tinggi.

Yuks dengarkan penjelasan dari Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi FKUI-RSCM Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, SpOG(K), MPH berikut ini.

Baca Juga: Money Heist Korea Season 2 Kapan Tayang? Cek Jadwal Tayang dan Link Nonton Full dan Terlengkap

"Satu adalah anemia. Dua, jika ibu hamil dalam usia remaja. Tiga, darah tinggi baik pada awal hamil atau di sepanjang kehamilan. Empat, jika ibu obesitas. Lima, kurang energi kronik, berat badannya kurang dari 45 kilogram di awal kehamilan, apalagi jika menderita penyakit kronis seperti tuberkulosis, malaria, dan HIV," kata Dwiana Ocviyanti dalam sebuah webinar pada Senin.

Dwiana Ocviyanti mengatakan, kondisi-kondisi tersebut dapat membuat pertumbuhan janin terhambat sehingga tidak sesuai dengan usia kehamilan, hingga berpotensi persalinan prematur, termasuk ibu hamil usia muda.

Menurut Dwiana Ocviyanti, semakin muda usia ibu hamil maka semakin besar risikonya untuk menderita anemia. Selain berpotensi menghambat pertumbuhan janin dan menyebabkan persalinan prematur, anemia pada ibu hamil juga disebutkan Dwiana dapat menyebabkan keguguran, ketuban pecah, persalinan menjadi sulit atau distosia, hingga pendarahan.

Untuk itu, Dwiana Ocviyanti mengatakan, persiapan ibu hamil yang sehat harus dimulai sejak sebelum hamil, bahkan saat perempuan masih berusia remaja.

"Pada saat ibu hamil di usia remaja, dia harus rajin olahraga. Ibu-ibu yang punya anak remaja, anak perempuan, pastikan jaga kesehatan tubuhnya sehingga suatu saat dia hamil kita berharap dia dalam kondisi terbaik, kemudian bisa membesarkan kandungan dalam kondisi baik, dan merawat bayinya secara baik," ujar Dwiana Ocviyanti.

"Tapi kalau dari awal dia sudah anemia, menderita hipertensi, kurang energi, bahkan menderita penyakit-penyakit, maka bisa saja nanti kelahirannya bisa prematur, bayi dalam kandungannya tidak tumbuh dengan baik, dan ini bisa menyebabkan stunting," sambung Dwiana Ocviyanti.

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kenali Penyakit Jantung Bawaan Melalui Gejalanya

Jumat, 23 September 2022 | 07:45 WIB

Awas, Sembelit Dapat Sebabkan Kanker Usus

Jumat, 23 September 2022 | 07:15 WIB

Mau Umur Lebih Panjang? Lakukan 6 Kebiasaan Ini

Rabu, 14 September 2022 | 15:32 WIB
X