• Jumat, 12 Agustus 2022

Pemerintah Dorong Penggunaan Komponen Lokal dalam Pembangunan Pusat Data

- Minggu, 26 Juni 2022 | 17:36 WIB
Suasana kunjungan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate ke pabrik Schneider Electric di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (24/6).  (kominfo.go.id)
Suasana kunjungan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate ke pabrik Schneider Electric di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (24/6). (kominfo.go.id)

JAKARTA, insidepontianak.com – Pemerintah mendorong pembangunan pusat data menggunakan komponen lokal Indonesia agar bisa menciptakan lapangan kerja di dalam negeri.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate saat berkunjung ke pabrik Schneider Electric di Batam Kepulauan Riau, dikutip dari siaran pers, Minggu (26/6/2022) mengatakan, pemerintah betul-betul untuk menekankan untuk menaruh komponen lokal Indonesia dalam pembangunan pusat data.

Setidaknya dengan adanya komponen lokal Indonesia tersebut akan menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak.

Sejalan dengan peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan produk buatan usaha mikro, usaha kecil dan koperasi, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022.

Pemerintah setiap tahun mengalokasikan Rp1.400 triliun untuk belanja sektor dalam negeri, dengan rincian Rp1.000 triliun belanja oleh pemerintah dan Rp400 triliun oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menurut Menteri Johnny, alokasi anggaran belanja dalam negeri akan menjadi besar jika ditambah dengan aktivitas yang didukung oleh sektor privat.

Baca Juga: Ada Peretasan Besar ke Pusat Data, Pemilik Gmail dan Hotmail Harus Waspada

Dalam kunjungan itu, Menkominfo Johnny juga menyinggung kebijakan pemerintah dalam mendukung pemanfaatan 5G. Kominfo melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Dan Perangkat Pos dan Informatika sedang melakukan farming dan refarming spektrum frekuensi untuk mendukung penggunaan teknologi yang lebih maju.

Saat ini jaringan tulang punggung teknologi yang digunakan di Indonesia adalah 4G, pada saat yang sama jaringan 5G juga mulai diperkenalkan.

Teknologi 5G, menurut Johnny, bisa digunakan pada kota cerdas (smart city), desa cerdas (smart village), bandara cerdas (smart airport) dan pelabuhan cerdas (smart harbor) bersama penggunaan Internet of Things.

Halaman:

Editor: Haksoro

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X