• Jumat, 12 Agustus 2022

Sempat Bangkrut di Bisnis Ponsel, BlackBerry Justru Raup Untung dari Bisnis Otomotif

- Minggu, 26 Juni 2022 | 13:35 WIB
BlackBerry.  (Pixabay)
BlackBerry. (Pixabay)


JAKARTA, insidepontianak.com – Boleh jadi benar jatuh dalam keterpurukan merupakan satu di antara lompatan besar dalam meraih kesuksesan. Perusahaan teknologi Kanada BlackBerry misalnya, sempat merajai pasar ponsel global dan bangkrut, berhasil bangkit dari keterpurukan setelah bertransisi menjadi penyedia layanan teknologi otomotif dan keamanan siber.

BlackBerry yang resmi menghentikan layanan ponselnya pada 4 Januari 2022, justru berhasil meraih kenaikan pendapatan yang melampaui perkiraan Wall Street, berkat bisnis mereka di segmen keamanan siber dan fitur teknologi otomotif untuk mobil.

Pendapatan BlackBerry hingga Mei 2022 sebesar 168 juta dolar AS, melebihi perkiraan rata-rata analis sebesar 160,7 juta dolar AS.

Baca Juga: HP Blackberry Stop Beroperasi

Dilansir Reuters pada Minggu (26/6/2022), meningkatnya pendapatan BlackBerry sejalan dengan melonjaknya permintaan kendaraan listrik dan teknologi mobil terkoneksi. BlackBerry merupakan mitra untuk produsen otomotif General Motors, Mercedes-Benz dan Toyota.

BlackBerry mengatakan pendapatan segmen Internet-of-Things (IoT) yang mencakup produk otomotif mengalami pertumbuhan paling cepat sebesar 19 persen.

Produk otomotif yang dibuat BlackBerry antara lain fitur sistem bantuan pengemudi, infotainment, dan fitur mobil terkoneksi.

Adapun untuk keamanan siber, BlackBerry mencetak kenaikan 6 persen karena banyaknya perusahaan yang memanfaatkan layanan cloud selama pandemi Covid-19, demikian Reuters.***

Baca Juga: Perusahaan Kanada Wajib Laporkan Insiden Keamanan Siber

Editor: Haksoro

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X