• Selasa, 28 Juni 2022

Tak Hanya SUV Listrik, Vinfast Juga Buka Peluang Masuki Pasar Truk Pikap Listrik

- Jumat, 24 Juni 2022 | 19:27 WIB
Logo VinFast ditampilkan pada SUV listrik VF5 selama CES 2022 di Las Vegas Convention Center di Las Vegas, Nevada, AS, 5 Januari 2022.  (Antara/Reuters)
Logo VinFast ditampilkan pada SUV listrik VF5 selama CES 2022 di Las Vegas Convention Center di Las Vegas, Nevada, AS, 5 Januari 2022. (Antara/Reuters)


JAKARTA, insidepontianak.com – Meski Vinfast fokus meluncurkan penjualan Sport Utility Vehicle atau SUV listrik di pasar AS akhir tahun ini, namun perusahaan rintisan mobil listrik dari unit konglomerat Vingroup Vietnam itu dikabarkan membuka peluang untuk memasuki pasar truk pikap listrik.

Chief service officer untuk Vinfast AS Craig Westbrook, dikutip Reuters, Jumat (24/6/2022) mengatakan, walaupun Vinfast fokus meluncurkan penjualan SUV listrik di pasar AS, tetapi platform kendaraannya memungkinkan untuk ekspansi ke jenis kendaraan lain seperti truk pikap listrik.

"Kami ingin melayani kebutuhan pasar," katanya menanggapi apakah Vinfast akan menjual truk pikap listrik.

"Jika kami memutuskan itulah yang dibutuhkan pasar dan terutama yang sesuai dengan merek kami, dan saya pikir itu benar-benar bisa, ya. Itu sesuatu yang harus kami pertimbangkan," tambah dia.

Ford Motor Co, Rivian, dan General Motors Co saat ini menjual truk pikap listrik, dan Tesla berencana untuk memulai produksi pikap Cybertruck pada pertengahan 2023.

Baca Juga: SUV Listrik Toyota bZ4X Ditarik karena Risiko Roda Terlepas

Vinfast mulai membangun kendaraan listrik di Vietnam pada akhir tahun lalu dan menargetkan peralihan ke produksi listrik pada tahun 2023.

Rencana perusahaan untuk memulai produksi kendaraan di sebuah pabrik di North Carolina tetap di jalur untuk Juli 2024, kata Westbrook. Vinfast berencana membuka pabrik di AS dengan kapasitas tahunan 150.000 kendaraan, membangun SUV VF8 dan VF9.

Vinfast memiliki hampir 8.000 pemesanan untuk SUV-nya di Amerika Serikat, serta antara 40.000 dan 50.000 secara global, termasuk Vietnam, Eropa, dan Kanada.

Kendaraan VF8 dan VF9 akan memiliki harga mulai masing-masing 40.700 dollar AS dan 55.500 dollar AS, tetapi itu tidak termasuk biaya untuk menyewa baterai listrik, kata Westbrook. Harga akhir dari sewa baterai belum ditetapkan, tetapi akan mulai di bawah 100-an dollar AS sebulan.

Mulai tahun 2024, Vinfast juga akan menawarkan opsi untuk membeli baterai dengan kendaraan tersebut, kata Westbrook. Perusahaan mengharapkan konsumen akan terbagi rata antara sewa dan beli.

Baca Juga: Ferrari Siap Luncurkan Mobil Listrik pada 2025

Editor: Haksoro

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X