• Rabu, 7 Desember 2022

Yuks Cari Tahu Apa Imunoterapi: Pengobatan Inovatif yang Mampu Hambat Pertumbuhan Sel Kanker

- Jumat, 24 Juni 2022 | 17:27 WIB
ilustrasi pasien kanker (pinterest/LIVEKINDLY )
ilustrasi pasien kanker (pinterest/LIVEKINDLY )

JAKARTA, insidepontianak.com – Hi ladys salah satu penyakit yang paling berbahaya adalah kanker. Berbagai inovasi dilakukan untuk meningkatkan angka harapan hidup pasien kanker. Salah satunya imunoterapi.

Tak banyak yang tahu apa itu imunoterapi, padahal dalam dunia medis inovasi ini dianggap mampu meningkatkan angka harapan hidup pasien kanker.

Mau tahu apa itu imunoterapi? Cek di sini

Perlu diketahui bahwa imunoterapi merupakan inovasi pengobatan kanker terbaru yang dapat meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh individu untuk mengenali dan menyerang sel kanker.

Baca Juga: Dua Tahun Alami Katarak, Muhammad Ali Akhirnya Dapat Operasi Mata

Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FINASIM, FACP mengatakan, imunoterapi dalam perkembangannya, efektif terhadap kanker paru, kanker payudara, dan kanker serviks yang angka kasusnya terbesar ini. Sehingga, meningkatkan harapan hidup yang cukup besar.

Aru Wisaksono Sudoyo menjelaskan, sel kanker memiliki kemampuan untuk menyamarkan diri sehingga sulit dihancurkan oleh sistem kekebalan tubuh. Namun dengan imunoterapi, sistem kekebalan tubuh dapat ditingkatkan sehingga mampu mendeteksi sel kanker untuk kemudian dihancurkan.

Aru Wisaksono Sudoyo menuturkan, imunoterapi merupakan salah satu modalitas terapi kanker selain pembedahan, radioterapi, terapi hormonal, terapi target, dan kemoterapi.

Untuk menentukan terapi yang tepat, dilakukan berbagai tes seperti Programmed Death-ligand 1 (PD-L1). PD-L1 adalah protein transmembran yang berperan penting dalam menekan dukungan adaptif dari sistem kekebalan selama peristiwa atau kondisi tertentu.

Tes dengan PD-L1 imunohistokimia pada pasien akan menunjukkan tingkat ekspresi PD-L1 pada jaringan tumor. Semakin tinggi ekspresi PD-L1, respon akan semakin baik terhadap imunoterapi.

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harus Tahu, Kurang Tidur Bisa Pengaruhi Kesehatan Mata

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:51 WIB

Rahasia Diet Dwayne Johnson Memerankan Black Adam

Minggu, 20 November 2022 | 00:58 WIB

Awas, Gaya Hidup Buruk Risiko Terkena Pneumonia

Minggu, 13 November 2022 | 14:06 WIB

Cabut Gigi? Dokter Disarankan Pertahankan Gigi

Jumat, 11 November 2022 | 22:33 WIB
X