• Rabu, 7 Desember 2022

Penderita Asma Harus Tahu, Kenali Faktor Pemicu agar Asma tak Sebabkan Radang saat Kambuh

- Selasa, 21 Juni 2022 | 07:33 WIB
Ilustrasi (Pexels)
Ilustrasi (Pexels)


JAKARTA, insidepontianak.com – Asma adalah salah satu penyakit yang cukup banyak diderita orang Indonesia. Penyakit asma kerap kambuh jika faktor pemicunya diabaikan.

Menurut Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Dr. Faisal Yunus, Ph.D., Sp.P(K) pasien asma harus bisa mengenali faktor pemicu, dan menaati tata laksana yang dianjurkan dokter guna mencegah peradangan saat penyakit pernapasan itu kambuh.

"Tujuan dari pengelolaan asma adalah agar pasien dapat mengontrol risiko serangan asma dan tentunya hidup dengan lebih produktif," kata Faisal Yunus dalam keterangan resmi, Selasa.

Baca Juga: Pemprov Papua Dukung Penyelenggaraan Ekspedisi Rupiah Berdaulat

Dengan mengelola asma agar risiko serangannya dapat dikontrol, pencegahan dapat dilakukan dengan mengenali dan menghindari faktor pemicu kekambuhan asma. Selain itu, pasien asma juga dapat melakukan pengobatan yang dianjurkan oleh dokter secara teratur.

Upaya pengobatan dan terapi kontrol asma dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien asma.

“Asma dengan intensitas kekambuhan ringan, sedang dan berat direkomendasikan pemberian terapi kontrol kortikosteroid inhalasi secara rutin dengan dosis yang disesuaikan, tidak cukup dengan obat pelega saja” kata Faisal Yunus.

Faisal Yunus menambahkan, kortikosteroid inhalasi tersebut bekerja sebagai antiinflamasi yang memberikan perlindungan pada penyempitan saluran pernapasan sehingga dapat mengurangi risiko serangan akut, tentunya jika rutin digunakan. GINA juga turut menyarankan untuk mengontrol gejala asma dengan menggunakan terapi kortikosteroid inhalasi.

Penyakit asma masih menjadi masalah kesehatan dunia termasuk Indonesia. Organisasi asma dunia, GINA, terus menekankan pentingnya kesadaran masyarakat akan bahaya penyakit asma dan mendorong semua pihak untuk dapat meningkatkan perawatan dan pengobatan penyakit asma.

Asma merupakan peradangan kronis yang disebabkan terjadinya penyempitan pada otot-otot saluran pernapasan yang dapat menimbulkan mengi, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala ini dapat muncul secara episodik dan tidak dapat disembuhkan melainkan hanya dapat dikontrol.

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harus Tahu, Kurang Tidur Bisa Pengaruhi Kesehatan Mata

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:51 WIB

Rahasia Diet Dwayne Johnson Memerankan Black Adam

Minggu, 20 November 2022 | 00:58 WIB

Awas, Gaya Hidup Buruk Risiko Terkena Pneumonia

Minggu, 13 November 2022 | 14:06 WIB

Cabut Gigi? Dokter Disarankan Pertahankan Gigi

Jumat, 11 November 2022 | 22:33 WIB
X