• Rabu, 5 Oktober 2022

Pariwisara Era Baru: Tawarkan Keramahtamahan hingga Kebersihan Manjakan Konsumen

- Rabu, 15 Juni 2022 | 08:28 WIB
Pengelola menata kamar hotel di salah satu hotel di Kota Malang. (ANTARAJatim)
Pengelola menata kamar hotel di salah satu hotel di Kota Malang. (ANTARAJatim)

JAKARTA, insidepontianak.com – Usai pandemi mulai memudar, iklim wisata era baru pun muncul dengan layanan keramahtamahan (hospitality) sekaligus kebersihan yang menjamin kenyamanan konsumen.

Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil El Himam mengatakan, saat ini keramahtamahan sekaligus kebersihan jadi faktor utama wisatawan.

"Di era pandemi, wisatawan kian peduli pada kebersihan, kesehatan, keamanan dan lingkungan, karena itu hospitality service harus disempurnakan dengan hygiene, low touch, less crowd solusi untuk menghasilkan pelayanan paripurna," kata Neil El Himam dalam webinar, Selasa.

Baca Juga: Manager Kaspersky Indonesia Bagikan Tips Terhindar dari Kejahatan Siber, Mulai dari Sniffing dan Phising

Di era pandemi, destinasi dan atraksi yang ditawarkan dan digandrungi lebih condong kepada alam hingga kesehatan. Wisatawan lebih menyukai wisata alam atau di luar ruangan karena selama pandemi lebih sering berada di dalam rumah. Selain itu, pergerakan wisatawan antarnegara kian dibatasi dan akhirnya turis domestik jadi tumpuan.

Dengan adanya preferensi mobilitas yang rendah, jarak dan lama waktu berwisata pun kian pendek. Masyarakat mengurangi mobilitas karena semakin jauh pergerakan, makin besar potensi penularan COVID-19.

Wisatawan cenderung melakukan perjalanan pendek. Awalnya, perjalanan pesawat dihindari dan orang-orang lebih memilih menggunakan transportasi darat seperti mobil pribadi.

Neil juga menjelaskan konsep pariwisata yang digandrungi setelah pandemi di mana kebersihan menjadi prioritas dan preferensi utama konsumen.

"Disiplin protokol kesehatan menjadi alat branding paling ampuh," katanya.

Ketika kerumunan orang kian dihindari, wisatawan akan memilih tempat wisata dan atraksi yang jauh dari keramaian, bisa jadi di area terpencil. "Kemewahan" baru yang dirasakan wisatawan hadir lewat kesunyian dan tempat terpencil.

Halaman:

Editor: Wati Susilawati

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X