• Rabu, 30 November 2022

Intip Teknologi All New Ertiga Hybrid, Mobil Elektrifikasi Pertama dengan Harga Kompetitif

- Selasa, 14 Juni 2022 | 16:47 WIB
All New Ertiga Hybrid.  (Antara)
All New Ertiga Hybrid. (Antara)


JAKARTA, insidepontianak.com – Sejak diperkenalkan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pada pekan lalu, All New Ertiga Hybrid menjadi mobil keluarga di kelas Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) pertama di Indonesia yang mengusung teknologi Mild Hybrid Electric Vehicles (MHEV).

All New Ertiga Hybrid juga mempertahankan citranya sebagai mobil keluarga, yakni berkapasitas tujuh penumpang dengan ruang kabin lapang dan efisien bahan bakar. Mobil itu tetap diproduksi di pabrik Suzuki Cikarang yang tak hanya menangani pasar domestik, namun juga ekspor.

"All New Ertiga Hybrid yang menawarkan manfaat mobil elektrifikasi dan efisiensi bahan bakar tapi dengan harga yang sangat kompetitif. Selain itu, All New Hybrid juga akan diekspor ke berbagai negara tujuan di seluruh dunia," kata President Director Suzuki Indonesia, Shingo Sezaki dalam siaran pers dikutip Selasa (14/6/2022).

Adapun teknologi yang digunakan pada All New Ertiga Hybrid adalah Integrated Stater Generator (ISG) dan Lithium-ion battery.

Suzuki Indonesia menilai, teknologi itu dapat menjadi solusi yang membantu masyarakat menghemat konsumsi bahan bakar. Smart Hybrid juga bermanfaat dalam menghemat konsumsi bahan bakar di daerah yang identik dengan kemacetan.

Baca Juga: Peluncuran Mobil Hybrid Dukung Program Pemerintah Turunkan Emisi

Teknologi Integrated Stater Generator (ISG) dan Lithium-ion battery diposisikan sebagai pendamping mesin pembakaran. ISG memungkinkan proses menghidupkan mesin menjadi lebih cepat dan halus, serta meringankan kerja mesin saat mobil berakselerasi sehingga lebih hemat bahan bakar.

Teknologi Smart Hybrid juga memungkinkan terjadinya pengisian daya listrik pada baterai Lithium-ion secara otomatis melalui regenerative deceleration, atau energi akan disimpan kembali ke baterai saat mobil melakukan perlambatan kecepatan.

Gabungan teknologi itu dinilai dapat memudahkan konsumen dalam mengisi ulang daya karena tidak perlu pergi ke stasiun pengisian kendaraan listrik.

Melalui teknologi itu, konsumen juga bisa mendapatkan fitur Auto Start-Stop yang bekerja di kondisi kemacetan, yakni mematikan mesin saat mobil berhenti sehingga menghemat bahan bakar.

Halaman:

Editor: Haksoro

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kenali Tanda-tanda Wiper Mobil Rusak

Minggu, 27 November 2022 | 14:53 WIB
X