• Senin, 8 Agustus 2022

Tinggalkan Media Sosial Seminggu, Dapat Tingkatkan Kesehatan Mental

- Kamis, 2 Juni 2022 | 06:30 WIB
Ilustrasi Media sosial
Ilustrasi Media sosial

PONTIANAK, insidepontianak.com - Penelitian terbaru menemukan bahwa, mengambil istirahat selama seminggu dari media sosial, dapat membantu mengurangi depresi dan kecemasan. Para peneliti mengatakan, jeda media sosial dapat membantu meringankan perasaan ini.

Apakah Anda merasa lebih cemas atau tertekan saat menggunakan media sosial? Para ahli mengatakan, cukup mudah untuk jatuh ke dalam pola pengguliran malapetaka, atau secara obsesif memindai situs media sosial untuk mencari berita buruk, terutama ketika algoritme media sosial cenderung memberi kita lebih banyak dari apa yang sudah kita lihat.

Namun, peneliti University of Bath mengatakan, cara yang baik untuk keluar dari suasana hati yang buruk dan melindungi kesehatan mental Anda mungkin dengan istirahat dari media sosial.

Baca Juga: Heboh, Diduga Polisi Ditikam di Pekanbaru, Rekaman CCTV Beredar di Media Sosial

Mereka mengatakan bahkan, satu minggu libur dari situs-situs seperti Facebook, Twitter, dan Instagram dapat mengurangi gejala Anda dan secara umum meningkatkan rasa sejahtera Anda.

Itu juga dapat membebaskan beberapa jam waktu yang dapat Anda gunakan untuk aktivitas lain. Bahkan, beberapa peserta dalam studi baru melaporkan mendapatkan sebanyak sembilan jam seminggu.

Jeda Tingkatkan Kesehatan Mental
Untuk mempelajari efek jeda media sosial pada kesehatan mental, Dr Jeff Lambert dan timnya secara acak menempatkan 154 pengguna media sosial harian, antara usia 18 dan 72 tahun ke dalam salah satu dari dua kelompok.

Kelompok pertama diminta untuk menahan diri dari penggunaan media sosial selama satu minggu. Yang kedua diizinkan untuk melanjutkan seperti biasa.

Skor dasar diperoleh untuk depresi, kecemasan, dan kesejahteraan.

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: healthline.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X