• Sabtu, 1 Oktober 2022

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan Sebut Ajang Pemilihan Bujang Dara Dayak Angkat Potensi Daerah

- Senin, 23 Mei 2022 | 16:58 WIB
Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan didampingi istri membuka pemilihan Bujang Dara Dayak pada penutupan Pekan Gawai Dayak Kalimantan Barat, di Pontianak. (ANTARA/HO-Prokopim Setda Kapuas Hulu. ANTARA/Teofilusianto Timotius)
Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan didampingi istri membuka pemilihan Bujang Dara Dayak pada penutupan Pekan Gawai Dayak Kalimantan Barat, di Pontianak. (ANTARA/HO-Prokopim Setda Kapuas Hulu. ANTARA/Teofilusianto Timotius)

PONTIANAK, insidepontianak.com - Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan membuka pemilihan Bujang Dara pada penutupan Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-XXXVI Kalimantan Barat Tahun 2022.

"Pemilihan Bujang Dara Dayak rangkaian dari PGD menampilkan penampilan terbaik generasi muda Dayak, dan sangat di tunggu-tunggu," kata Fransiskus Diaan, Senin (23/5/2022).

Disampaikan Fransiskus Diaan, pemilihan Bujang Dara Dayak itu sangat penting untuk mendorong generasi muda Suku Dayak, agar terus mempromosikan serta melestarikan adat serta budaya Suku Dayak.

Baca Juga: Ngampar Bide Awali Pekan Gawai Dayak Kalbar

Budaya dan adat istiadat merupakan aset bangsa yang dapat mengangkat potensi daerah, kata Fransiscus Diaan, terutama di sektor wisata dan ekonomi masyarakat.

"Generasi muda memiliki peran strategis untuk mempromosikan dan melestarikan adat budaya, sehingga PGD bisa menjadi event unggulan Kalimantan Barat," ucap Fransiskus Diaan.

Dia juga berpesan agar generasi muda selalu menjaga nilai-nilai luhur budaya peninggalan nenek moyang.

Baca Juga: Pekan Gawai Dayak ke-36 Dibuka, Lasarus: Sarana Menggali Kekayaan Hidup Dayak

Fransiskus Diaan yang juga didampingi istri mengimbau dan mengajak generasi muda, tidak terpengaruh oleh budaya-budaya luar di tengah perkembangan teknologi khususnya media sosial.

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X