• Rabu, 7 Desember 2022

BRI Ingatkan Nasabah, Makin Banyak Pesan Palsu Mengatasmamakan BRI Terkait Perubahan Tarif Transfer

- Selasa, 20 September 2022 | 12:16 WIB
Bertepatan dengan Hari Perayaan Kemerdekaan RI, BRI meresmikan Gedung BRILiaN yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (17/8/2022). Keberadaan Menara BRILiaN menambah cantik landmark dan icon kota Jakarta.  (BRI)
Bertepatan dengan Hari Perayaan Kemerdekaan RI, BRI meresmikan Gedung BRILiaN yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (17/8/2022). Keberadaan Menara BRILiaN menambah cantik landmark dan icon kota Jakarta. (BRI)


JAKARTA, insidepontianak.com - Saat ini semakin banyak pesan palsu mengatasnamakan BRI, dengan membawa nama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Adanya pesan palsu mengatasnamakan BRI itu, beri informasi terkait perubahan tarif biaya transfer antar bank.

Terkait pesan palsu mengatasnamakan BRI itu, menyebutkan bila di BRI tranfer antar bank semula hanya Rp 6.500 menjadi Rp 150.000.

Baca Juga: BRI Travel Fair 2022, Gelaran Kolaborasi Inisiasi BRI Dongkrak Pemulihan Pariwisata

Menanggapi semakin marak persan palsu atas namakan BRI, Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan, adanya beragam upaya melakukan penipuan dengan membawa nama BRI.

Pihaknya selalu berkordinasi dengan pihak terkait, dengan memblokir nomor ponsel yang menyebarkan pesan-pesan hoaks dengan mengatasnamakan BRI tersebut.

Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto menegaskan, BRI telah koordinasi dengan aparat penegak hukum. Khususnya, menindak dan menangkap pelaku kejahatan perbankan yang mengatasnakan BRI.

BRI telah melakukan upaya-upaya meminimalisir risiko terjadi tindak kejahatan siber tersebut. Misalnya, mensosialisasikan kepada nasabah, supaya tak berikan username dan password kepada siapa pun.

BRI memiliki tata kelola yang baik terkait perlindungan dan tata kelola data. Bahkan, BRI telah mengacu kepada standar internasional dan jadi acuan industri perbankan. Misalnya, membuat tahapan pengecekan keamanan, terhadap apapun teknologi yang bakal digunakan oleh BRI. Tujuannya, dapat meminimalisir sesuatu yang terjadi.

BRI juga melakukan berbagai upaya, menjamin kemanan data nasabah. Baik itu dari segi orang atau SDM, proses dan teknologi yang digunakan. Contohnya, dari sisi orang atau SDM, BRI telah bikin organisasi khusus, menangani Information Security. Unit itu diketuai Chief Information Security Officer (CISO). Mereka berpengalaman dan ahli di bidang Cyber Security.

Halaman:

Editor: Muhlis Suhaeri

Sumber: Insidepontianak.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BI Resmi Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,25 Persen

Kamis, 17 November 2022 | 18:56 WIB

EBT Jadi Energi Masa Depan, PLN Siap Perkuat Smart Grid

Minggu, 13 November 2022 | 17:48 WIB
X