• Minggu, 25 September 2022

BI: Jumlah Investor Ritel di Pasar Modal Masih Kecil Dibanding Potensinya

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 21:54 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam acara LIKE IT : Sustain Habit in Investing, Invest in Sustainable Instruments yang dipantau secara daring di Jakarta, Jumat (12/08/2022).  (Antara)
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam acara LIKE IT : Sustain Habit in Investing, Invest in Sustainable Instruments yang dipantau secara daring di Jakarta, Jumat (12/08/2022). (Antara)

JAKARTA, insidepontianak.com – Gubernur Bank Indonesia atau BI Perry Warjiyo mengatakan jumlah investor ritel pasar modal Indonesia hanya empat persen atau masih terlalu kecil dibandingkan potensinya.

"Angka tersebut terlalu kecil apalagi dibanding dengan negara-negara lain," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam acara "LIKE IT : Sustain Habit in Investing, Invest in Sustainable Instruments" yang dipantau secara daring di Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Meski begitu ia tak menampik memang terdapat kenaikan yang luar biasa pada jumlah investor ritel pasar modal di Tanah Air. Pada 2019 jumlah investor ritel pasar modal tidak lebih dari 2,5 juta orang.

Kemudian angka tersebut meningkat pada 2021 menjadi tidak lebih dari 5 juta orang, yang selanjutnya semakin meningkat menjadi 9,1 juta investor ritel di pasar modal pada Juni 2022.

Baca Juga: Mandiri Sekuritas: Investor Ritel Pasar Modal Indonesia Meningkat Menjadi 9,1 Juta

Oleh karena itu, Perry Warjiyo menegaskan pihaknya bersama-sama dengan Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam Forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mengajak seluruh pihak agar terus mengembangkan pasar keuangan Indonesia.

"Mari kita terus kembangkan jumlah dan nilai investor, khususnya investor ritel, untuk pembiayaan pembangunan bagi perekonomian nasional menuju Indonesia maju," ujar Gubernur BI itu.

Ia menilai peran investor sangat diperlukan untuk pembiayaan pembangunan karena negara membutuhkan biaya untuk membangun jalan tol, bandara, maupun pembangunan lainnya.

Dengan demikian, lanjut Gubernur BI Perry Warjiyo, investor bisa menjadi pahlawan untuk memajukan ekonomi, bangsa, dan negara, hanya dengan berinvestasi.

Baca Juga: BI Sebut Pelaksanaan CBDC Bisa Tingkatkan Pertumbuhan Pasar Modal

Halaman:

Editor: Haksoro

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mau Tahu Tanda-tanda BSU Sudah Cair, Cek di Link Ini

Jumat, 16 September 2022 | 15:37 WIB

Nasabah Asuransi Prudential Marah, Uang Tak Kembali

Kamis, 15 September 2022 | 15:55 WIB
X