• Minggu, 25 September 2022

Kemenkeu: PNBP dari Dividen BUMN hingga Juli 2022 Capai Rp37,91 Triliun

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:04 WIB
 Tangkapan layar Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kementerian Keuangan Kurnia Chairi dalam "Taklimat Media" secara daring di Jakarta, Jumat (12/8/2022). (Antara)
Tangkapan layar Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kementerian Keuangan Kurnia Chairi dalam "Taklimat Media" secara daring di Jakarta, Jumat (12/8/2022). (Antara)


JAKARTA, insidepontianak.comKementerian Keuangan melaporkan Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP dari dividen Badan Usaha Milik Negara atau BUMN telah mencapai Rp37,91 triliun sampai Juli 2022.

"Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik dan pertumbuhan ekonomi kuartal II 2022 juga meningkat, maka setoran deviden yang kita terima sudah tumbuh 24 persen dibandingkan 2021," kata Direktur PNBP Kementerian Keuangan Kurnia Chairi dalam "Taklimat Media" secara daring di Jakarta, Jumat (12/8).

Pada periode yang sama 2021, PNBP dari dividen tercatat senilai Rp30,50 triliun atau turun 32 persen dari penerimaan pada 2020 yang senilai Rp44,6 triliun.

"Di 2021, memang karena dipengaruhi tingkat profitabilitas di 2020, PNBP dari dividen BUMN turun cukup dalam," terangnya.

Adapun pada 2020, pandemi Covid-19 yang mulai menyebar di Indonesia sejak Maret mengakibatkan penerimaan deviden dari BUMN turun 12 persen dari tahun sebelumnya yang senilai Rp50,63 triliun.

Baca Juga: Kemenkeu: Potensi PNBP dari Denda dan Kompensasi DMO Batu Bara Bisa Capai Rp2,73 Triliun hingga Akhir Tahun

Adapun penentuan besar dividen BUMN dilakukan dengan tetap mempertimbangkan profitabilitas, kebutuhan rencana pengembangan BUMN, dan penugasan pemerintah.

"Kami masih mengumpulkan, menginventarisir, dan memvalidasi berbagai dokumen RUPS (rapat umum pemegang saham) yang sudah disampaikan kepada kami untuk bisa menentukan kapan penyetoran dividen jatuh tempo, nanti akan kami tagihkan," ujarnya.

Kementerian Keuangan juga akan terus bekerja sama dengan Kementerian BUMN untuk memastikan BUMN tidak lupa menyetorkan dividen.

"Terkadang ada BUMN yang lupa melaporkan, sehingga kami tidak mendapatkan informasi sudah ada RUPS yang membagikan dividen. Jadi upaya tersebut kami terus lakukan dan koordinasikan dengan Kementerian BUMN," ucapnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Prediksi PNBP SDA 2022 Lampaui Realisasi Tahun Sebelumnya

 

Editor: Haksoro

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mau Tahu Tanda-tanda BSU Sudah Cair, Cek di Link Ini

Jumat, 16 September 2022 | 15:37 WIB

Nasabah Asuransi Prudential Marah, Uang Tak Kembali

Kamis, 15 September 2022 | 15:55 WIB
X