• Minggu, 25 September 2022

Mendag Pasang Target 15 Agustus Ini Harga TBS di Atas Rp 2.000, Keluarkan Tiga Jurus Jitu

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 16:04 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan membantah kabar yang mengatakan harga mi instan akan naik tiga kali lipat. (Screenshoot instagram/@zul.hasan)
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan membantah kabar yang mengatakan harga mi instan akan naik tiga kali lipat. (Screenshoot instagram/@zul.hasan)

JAKARTA, insidpeontianak.com – Menteri Perdagangan atau Mendag Zulkifli Hasan menargetkan pada 15 Agustus 2022 harga tandan buah segar TBS di atas Rp2.000 per kilogram.

Mendag Zulkifli Hasan menyebutkan harga TBS di atas Rp 2.000 itu berlaku untuk petani mitra dan non mitra perusahaan sawit.

Mendag Zulkifli Hasan mengaku berani memasang target harga TBS di atas Rp 2.000 karena pemerintah memiliki tiga strategi jitu untuk menaikkan harga TBS.

Tiga strategi menurut Mendag Zulkifli Hasan, yaitu pemerintah sementara tidak memungut pajak ekspor, mengubah basis perhitungan harga acuan minyak sawit mentah, hingga mempercepat ekspor minyak sawit mentah.

Baca Juga: Instruksi Mendag Jadi Mandek, Korporasi Sawit di Kalbar Kompak Beli TBS Tarif Bawah
"Dua minggu lalu, saya dipanggil juga ditelepon (Presiden Joko Widodo) perintahkan kementerian terkait harus menjadikan TBS di atas Rp2.000 per kilogram," ujarnya.

Zulkifli menjelaskan pemerintah menahan pungutan ekspor 200 dolar AS per ton. Kebijakan tidak memungut pajak itu otomatis akan menaikkan harga TBS menjadi Rp600 per kilogram.

Menurut dia, jika selama ini pabrik kelapa sawit membeli Rp1.250 per kilogram, maka hasil Rp600 itu akan menjadikan harga TBS menjadi Rp1.850 per kilogram.

Strategi kedua adalah mengubah basis perhitungan harga acuan minyak sawit mentah yang selama ini dilakukan setiap satu bulan sekali menjadi setiap dua pekan.

Kemudian, strategi ketiga adalah menurunkan biaya keluar yang sebelum mencapai 258 dolar AS per ton, sekarang hanya dibayar 52 dolar AS. Artinya, ada pajak yang tidak pungut 236 dolar AS yang akan membuat harga TBS kembali naik Rp640 per kilogram.

"Maka, semestinya TBS itu sudah Rp2.490 per kilogram," kata Zulkifli.

Lebih lanjut ia menyampaikan harga TBS saat ini di sebagian besar daerah di Pulau Sumatra sudah berada di atas angka Rp2.000 per kilogram, seperti Jambi yang mencapai Rp2.034 per kilogram dan Riau sebesar Rp2.138 per kilogram.

Strategi terakhir yang dilakukan pemerintah adalah mempercepat kegiatan ekspor minyak sawit mentah yang penuh di banyak tangki pabrik kelapa sawit.

Baca Juga: Petani Sawit Ngeluh TBS Masih di Bawah Rp2 Ribu, Mendag Zulkifli Dinilai Tak Tepati Janji
Zulkifli menuturkan tujuh persen minyak sawit mentah untuk dalam negeri yang mencapai 3,4 juta liter boleh dikirim ke luar negeri. Pemerintah saat ini telah menaikkan alokasi ekspor menjadi 13,5 kali yang ditargetkan bisa ekspor empat juta ton minyak sawit mentah.

"Jadi dengan itu kalau semua berjalan lancar mudah-mudahan 15 Agustus dan 31 Agustus, dua mingguan itu seluruh harga tadi sudah sesuai dengan apa yang kita harapkan," pungkas Zulkifli.

 

Editor: Agus Wahyuni

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mau Tahu Tanda-tanda BSU Sudah Cair, Cek di Link Ini

Jumat, 16 September 2022 | 15:37 WIB

Nasabah Asuransi Prudential Marah, Uang Tak Kembali

Kamis, 15 September 2022 | 15:55 WIB
X