• Sabtu, 1 Oktober 2022

Kurs Hari Ini: Rupiah Ditutup Melemah ke Posisi Rp14.871 Per Dolar AS

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 22:01 WIB
Petugas menunjukan uang pecahan rupiah dan dolar AS di Valuta Inti Prima (VIP), Jakarta, Jumat (29/9).  (Antara)
Petugas menunjukan uang pecahan rupiah dan dolar AS di Valuta Inti Prima (VIP), Jakarta, Jumat (29/9). (Antara)

JAKARTA, insidepontianak.com - Nilai tukar atau kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (10/8/2022) sore ditutup melemah melemah 18 poin atau 0,12 persen ke posisi Rp14.871 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.853 per dolar AS.

Melemahnya nilai tukar atau kurs rupiah hari ini terjadi menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat AS.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.868 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.866 per dolar AS hingga Rp14.882 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu melemah ke posisi Rp14.875 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.862 per dolar AS.

"Secara umum rupiah masih cukup stabil. Dari globalnya, pasar masih menunggu data inflasi dari AS yang akan menentukan arah suku bunga AS ke depan," kata Ekonom Senior Mirae Asset Sekuritas Rully Arya saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Baca Juga: Kurs Hari Ini: Rupiah Melemah Seiring Masih Terjaganya Prospek Kenaikan Suku Bunga The Fed

Investor enggan bertaruh menjelang rilis data inflasi AS yang dapat menunjukkan selera bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), untuk kenaikan suku bunga yang lebih agresif.

Laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) AS akan dirilis pada malam nanti dengan pasar mengamati tanda-tanda bahwa inflasi mereda pada Juli meskipun angka pekerjaan AS menguat secara tak terduga minggu lalu.

Pelaku pasar memperkirakan peluang 69,5 persen untuk kenaikan suku bunga 75 basis poin pada pertemuan The Fed berikutnya.

Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan IHK akan menunjukkan inflasi utama secara tahunan sebesar 8,7 persen, jauh di atas target The Fed 2 persen tetapi turun dari bulan lalu yang sangat panas 9,1 persen.

Halaman:

Editor: Haksoro

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

CMI Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Prasejahtera

Rabu, 28 September 2022 | 18:27 WIB

PLN Batalkan Program Kompor Listrik, Ini Alasannya

Selasa, 27 September 2022 | 23:43 WIB
X