• Jumat, 2 Desember 2022

Sri Mulyani Sebut Inflasi Indonesia 4,94 Persen Masih Moderat

- Senin, 1 Agustus 2022 | 18:28 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati selaku Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (1/8/2022).  (Antara)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati selaku Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (1/8/2022). (Antara)

JAKARTA, insidepontianak.com - Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani Indrawati selaku Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyebutkan inflasi tahunan Indonesia yang sebesar 4,94 persen (yoy) pada Juli 2022 masih relatif moderat di tengah tingginya tekanan global.

“Inflasi Indonesia 4,94 persen (yoy) masih relatif moderat,” kata Menkeu Sri Mulyani dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (1/8/2022).

Sri Mulyani menjelaskan laju inflasi Indonesia menunjukkan tren meningkat disebabkan dari sisi penawaran seiring dengan kenaikan harga-harga komoditas dunia dan gangguan pasokan di domestik.

Laju inflasi pada Juli 2022 yang tercatat 4,94 persen (yoy) meningkat dibandingkan Juni 2022 yang sebesar 4,35 persen (yoy) maupun posisi akhir triwulan I yang masih sebesar 2,64 persen (yoy).

Meski demikian, inflasi inti tetap terjaga pada tingkat 2,86 persen (yoy) karena didukung oleh konsistensi kebijakan Bank Indonesia (BI) dalam menjaga ekspektasi inflasi Indonesia.

Baca Juga: Inflasi Tahunan RI Tembus 4,94 Persen pada Juli 2022, BPS Sebut Itu Masih Relatif Terjaga

Sinergi pengendalian inflasi dilakukan oleh Bank Indonesia bersama pemerintah termasuk dengan meningkatkan koordinasi dalam forum tim pengendalian inflasi pemerintah pusat maupun daerah.

Sementara inflasi kelompok volatile food mengalami kenaikan terutama akibat tingginya harga pangan global dan terganggunya pasokan akibat cuaca.

Untuk inflasi pada kelompok administered price dipengaruhi oleh kenaikan harga tiket angkutan udara.

Di sisi lain, tekanan inflasi akibat harga energi global yang sangat tinggi tidak tertransmisikan ke dalam negeri pada administered price harga minyak gas dan listrik.

Halaman:

Editor: Haksoro

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BI Resmi Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,25 Persen

Kamis, 17 November 2022 | 18:56 WIB

EBT Jadi Energi Masa Depan, PLN Siap Perkuat Smart Grid

Minggu, 13 November 2022 | 17:48 WIB
X