• Sabtu, 25 Juni 2022

Larangan Ekspor CPO Dicabut, Harga TBS di Sambas Merangkak Naik

- Selasa, 24 Mei 2022 | 16:58 WIB
Antrean truk sawit di PT FSK Sebawi, Kabupaten Sambas (Insidepontianak.com/Dok IP)
Antrean truk sawit di PT FSK Sebawi, Kabupaten Sambas (Insidepontianak.com/Dok IP)

SAMBAS, insidepontianak.com – Harga Tandan Buah Segar atau TBS sawit di Kabupaten Sambas merangkak naik seiring kebijakan larangan ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya, dicabut oleh Presiden Jokowi.

Sebagaimana diketahui, keran ekspor CPO kembali dibuka mulai Senin 23 Mei 2022. Praktis kebijakan itu membuat harga TBS membaik. Termasuk di Kabupaten Sambas.

Satu di antara petani sawit di Kabupaten Sambas, Reza mengatakan, harga TBS mulai naik sejak hari pertama berlakunya kebijakan ekspor CPO. Reza sendiri, biasa menjual TBS di PT FSK di Kecamatan Sebawi.

Baca Juga: Perguruan Silat Tamengsari Mampu Mendominasi di Ajang Popda Tingkat Kabupaten Sambas

"Sekarang, ada kenaikan Rp.100 per kilogram. Sebelumnya Rp.2.200 sekarang naik Rp.2.300," kata Reza.

Reza mengaku sangat senang harga TBS meulai membaik, kendati kenaikan belum terlalu signifikan. Dia optimis kebijakan Presiden Jokowi mencabut larangan ekspor CPO tersebut akan membawa angin segar bagi petani kecil sepertinya.

Petani sawit lainnya, Aspian juga menyampaikan demikian. Dia senang mendengar larangan ekspor CPO sudah dicabut Presiden Jokowi.

Baca Juga: Mobil Rolls Royce Black Badge Ghost Tawarkan Kemewahan Bagi Pemberani

Sebelumnya Aspian mengaku kecewa karena harga TBS tiba-tiba anjlok akibat larangan ekor CPO diberlakukan pemerintah pusat untuk mengendalikan harga minyak goreng di dalam negeri.

Halaman:

Editor: Abdul Halikurrahman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Emas Jatuh karena Dolar AS Menguat

Jumat, 24 Juni 2022 | 16:55 WIB
X